CIREBON, (cirebonbagus.id). – Pemerintah Kabupaten Cirebon memberangkatkan umroh 40 kuwu (Kepala Desa ) ke Tanah Suci Mekah sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan.
Mereka yang diberangkatkan Umroh karena dirasa telah berhasil mencapai target dalam memenuhi pendapatan daerah melalui seckor pajak sesuai kriteria dan golongan.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam agenda ‘Pemberian Penghargaan Umroh kepada kepala desa yang berprestasi dalam percepatan dan pelunasa pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Cirebon’ yang dipimpin langsung Bupati Cirebon Imron di Ruang Nyi Mas Gandasari Setda, Jumat (13/12/2019).
“Ini sebagai bentuk apresiasi dan perhatian kepada kuwu yang telah mencapai prestasi. Tentunyua dalam mencapai target pendapatan melalui sector pajak PBB,” kata Imron.
Dia menyebutkan, dalam pemberian penghargaan kali ini pihaknya menyiapkan 40 paket umroh yang diberikan kepada 299 kuwu dari total 412 desa yang mencapai target. Mereka sebelumnya dilakukan pengundian ada pula yang ditunjuk langsung berdasarkan prestasi yang diraih. Mereka yang diundi terlebih dulu digolngkan dalam 8 kategori.
“Pemberian Umroh ini tentu sebagai penghargaan kepada kuwu. Karena mereka telah mencapai target bagi pendapatan daerah,” ucapnya.
Dikatakannya, kedelapan kategori yang dijadikan sebagai patokan penilaian terdiri dari Lunas dan pengurus FKKC Kabupaten Cirebon. Lunas tercepat berdasarkan kategori target (Tanpa Undian), Lunas PBB terbesar sekabupaten cirebon (Tanpa Undian), Lunas tercepat sampai dengan tanggal 31 juli 2018 (Undian), Lunas berturut-turut selama 4 tahun dari tahun 2015 – tahun 2018 (Undian), lunas berturut-turut selama 5 tahun dari tahun 2015 – tahun 2019 (Undian), Lunas PBB berdasarkan kategori target (Undian), Lunas sampai dengan tanggal 50 November 2018 (Undian).
“Dari delapan kategori itu ada yang melalui undian maupun tidak. Ini sebagai penyemangat kedepannya bagi sejumlah desa yang belum bisa memenuhi target,” ujarnya.
Dia mengklaim, dengan pemberian hadiah umroh dan lainnya menambah semangat dalam penentuan target yang ditentukan. Seperti diketahui , tahun sebelumnya sebanyak 297 desa saja telah mencapai target melalui delapan kategori.
Oleh karena itu, untuk meningkatkan motivasi kuwu maka tahun ini menambah kuota menjadi 299 desa yang diikutsertakan pengundian dalam pemberian hadiah umroh.
“Tahun kemarin hanya 297 desa yang sudah mencapai target. Dan tahun ini terbukti menambah kuota menjadi 299 Desa,” ucapnya.
Diberikannya penghargaan ini kepada kuwu karena dianggap sebagai penggerak langsung di tatanan masyarakat. Dengan adanya penghargaan ini diharapkan mampu memberikan semangat bagi kuwu lainnya dalam meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pajak.
“Diberikan hadiah ini kepada kuwu karena kuwi lah yang bergerak langsung kepada masyarakat. Kita juga berharap dari pemberian hadiah ini kuwu lainnya bisa termotivasi dalam partisipasi peningkatan pendapatan daerah,” pungkasnya. (CIBA-06)
