CIREBON — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pelaksanaan sosialisasi gerakan “Setop Boros Pangan”, yang digelar di Ruang Rapat Paseban Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Rabu (15/10/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, dan diikuti oleh perwakilan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari 40 kecamatan, serta sejumlah pengelola hotel dan restoran.
Dalam sambutannya, Sekda Hendra Nirmala menegaskan bahwa gerakan “Setop Boros Pangan” memiliki dua tujuan utama, yakni mencegah terjadinya pemborosan makanan serta memanfaatkan sisa pangan untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
“Mencegah adanya sisa makanan adalah bagian dari mendukung ketahanan pangan. Selain itu, sisa makanan organik bisa diolah menjadi pupuk melalui kerja sama dengan para pengusaha, sehingga memberi manfaat bagi lingkungan,” ujar Hendra.
Lebih lanjut, Kepala DKPP Kabupaten Cirebon, Sudiharjo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye nasional untuk menekan pemborosan pangan di Indonesia. Berdasarkan data global, Indonesia masih termasuk dalam lima besar negara dengan tingkat pemborosan pangan tertinggi di dunia, bersama China, India, Brasil, dan Amerika Serikat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi masyarakat, terutama ibu-ibu PKK, agar menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Harapannya, mereka bisa menularkan pemahaman kepada anak-anak dan keluarga tentang pentingnya menghabiskan makanan dan mengurangi limbah,” jelas Sudiharjo.
Ia menambahkan, gerakan “Setop Boros Pangan” diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tidak menyisakan makanan, sekaligus menjadi langkah nyata dalam menekan volume sampah rumah tangga di Kabupaten Cirebon.
“Program ini juga berperan penting dalam mengurangi timbunan sampah organik, sehingga selaras dengan upaya Pemkab Cirebon dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.(Apip/CIBA)
