KOTA CIREBON.- Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cirebon periode 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon, Rabu (4/2/2026). Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya kepengurusan baru SMSI Kota Cirebon.
Pelantikan tersebut diharapkan mampu memperkuat peran media siber lokal dalam menjaga profesionalisme jurnalistik, meningkatkan kualitas informasi publik, serta membangun sinergi yang konstruktif dengan Pemerintah Kota Cirebon dan seluruh pemangku kepentingan.
Ketua SMSI Kota Cirebon, Mastari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta kepercayaan yang terus diberikan kepada SMSI. Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang terjalin selama ini menjadi modal penting dalam memperkuat eksistensi organisasi.
Mastari menegaskan, SMSI yang telah memasuki tahun ketiga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antara media, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Ia menyebut SMSI sebagai wadah strategis dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, cepat, dan bertanggung jawab di tengah dinamika pemberitaan yang kian pesat.
Menurutnya, peran media siber tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki fungsi edukasi publik serta mendukung transparansi dan keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Ia juga mengungkapkan bahwa SMSI Kota Cirebon terus melakukan pembenahan dari sisi kebijakan, penguatan kapasitas, hingga aspek teknis pengelolaan media. Meski masih terdapat keterbatasan, hal tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bersama demi kemajuan organisasi.
“Kami terbuka terhadap kritik, masukan, bahkan koreksi. Semua itu menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi agar SMSI semakin profesional dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Mastari, seraya berharap kolaborasi berkelanjutan dapat menghadirkan informasi yang berkualitas dan berimbang.
Sementara itu, Ketua SMSI Provinsi Jawa Barat, H. Hardiansyah, SH, menegaskan pentingnya peran SMSI dalam memperkuat kemitraan strategis antara media siber dan pemerintah daerah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah membawa SMSI Kota Cirebon semakin dikenal luas.
Hardiansyah menjelaskan, SMSI merupakan organisasi konstituen Dewan Pers yang menaungi badan usaha media siber, sehingga memiliki posisi strategis dalam menjalin kerja sama kelembagaan. Salah satu tugas penting SMSI di daerah adalah melakukan pendataan dan pembinaan media agar dikelola secara profesional, berbadan hukum, dan terverifikasi.
Ia berharap pengurus SMSI Kota Cirebon dapat menjalankan fungsi pembinaan tersebut secara konsisten, membuka ruang kemitraan yang sehat dengan pemerintah, serta melahirkan ide-ide kreatif yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan. Ia menilai media sebagai mitra strategis dalam mengawal kebijakan publik, sekaligus menyampaikan informasi objektif, termasuk rencana pemerintah menghadirkan kawasan kuliner Ramadan sebagai upaya mendorong ekonomi masyarakat dan menghadirkan suasana Ramadan yang lebih hidup di Kota Cirebon. (Yudi/CIBA)
